For the past few weeks, there were so many things had been going on and a lot of things are gonna change for good.
People have been hard but luckily life is not as sucks as what other people might have thought of. I gained weight as a result of totally not exercising even though attempts were made to play badminton, last few weeks back, but the shift pattern of my job makes it hard on me.
There are also futsal session arranged by the mates in the office but again the shift pattern disallow me to join them whenever they have it held, just in front o my office.
Unless I got the guts to leave my desk and shut my mobile off and ready to get tonnes of warnings the next day on.
These, are plus my laziness as well. A tiring day at work (which normally a day with not so much of work, of which I would normally youtubing or facebooking for most of the time) causing me to be helplessly lazy to move around, even to go out to eat, but making your own maggi at the kitchen is one bad thing that I must stop doing it, especially late night, and when I'm alone.
The fact that my wife is away would help me to reduce my consumption of food is neverthelessly false.
I should from now on start to read for more. The amount of my brain nerves responding time towards my search request for wording/vocabulary, either in English or Malay is worrying. For most of the time, the words uttered from my mouth are actally the result of immediate biological response of my body; instead of actually my brain should do the thinking before saying things out.
As for example, a helpdesk operator were telling me he's gonna make the call I was asking for, of which I should have said "Thank You" or "I will hold on the line".
I stupidly replied with "Yes, HOLD ON" (You may start laugh now)
These phenomenon had numerously causing me problem with people, and it was worse when I was mad at something. I didn't totally freaked out but sometimes it hurts other people feeling.
One good thing to do is not to accumulate your anger inside your mind, as for I can conclude today, your tummy would need to balance it off; by making you eating more.
This may have been the stupidest conclusion afterall but I need to tell myself something and act upon it.
My waist is already 36 for the record. :(
lifeisaboutchasingdreams
Wednesday, February 24, 2010
Full tummy with empty minded
Wednesday, January 06, 2010
Hazril Ibrahim - Apa keburukan yg timbul kepada Islam jika semua agama lain guna nama Allah untuk tuhan masing2? Apa pula kebaikannya?
Keburukan - Hahahaha. Orang2 dari agama lain akan ramai2 masuk Islam sebab akhirnya mereka akan mengaku bahawa tuhan adalah Allah, bukan tuhan2 lain (takut nak sebut nanti sensi-Azman Minha). Nanti tak cukup tanah pula untuk perkuburan orang Islam.
Kebaikan - Dakwah secara tak langsung bahawa Allah yang maha Benar dan Satu adalah Allahu Ahad Wallah Hussamad.
Dalam hal2 sebegini, yang penting adalah hati kita. Di manakah letaknya Iman kita.
Sbg seorang Islam, yang penting adalah Aqidah kita. Kita asyik sibuk dengan amalan Fiqh sdgkan Aqidah kita tak berapa kuat lagi. Masih terdengar orang2 yang bersolat tunggang tunggik tapi masih lagi percaya benda karut marut yang bidaah dan mensyirikkan seperti berjumpa bomoh, menyantau orang dan sebagainya.
Ramai juga yang kuat solat tapi tak bisa menahan Ammarah. Ramai juga yang suka bersedekah tapi suka menjaja cerita sedekahnya.
Saya pernah terdengar seorang Imam yang marahkan anaknya sebab dah kawin lebih sepuluh tahun tapi masih belum dapat anak. Katanya, 'Buat anak pun tak reti', sedangkan rezeki adalah di tangan Allah.
Dalam hal ini, kita harus bertawakkal kerana hanya Allahu Ahad yang Maha Mengetahui. Kenapa kita harus risau sekiranya perkataan Allah digunakan dalan terjemahan Bible sedangkan reference kita adalah al-Quran, yang juga Imam kita. Kenapa nak takut sedangkan Imam kita bukan Bible.
Kita yang seharusnya memperkuatkan Aqidah kita. Dengan didikan yang cukup, rasanya kita tak perlu takut dengan apa pun hatta kalau orang nak bunuh kita kerana beriman dengan Allah pun kita tak perlu takut selagi kita berpegang kepada beriman kepada Allah.
Alhamdulillah, sekarang ni rasanya ramai lagi yang masih kuat Imannya walaupun luarannya nampak macam orang yang mulutnya jahat. Sebagai contoh seorang kawan di kantor yang suka mengutuk orang tapi bila bercakap tentang anak, rezeki dan pangkat, beliau selalu berkata alhamdulillah atau pun masih belum ada rezeki walaupun kerjanya mengutuk orang tak sudah (you know what I mean)
Sepertimana yang kita katakan tadi, you know your limit even though sky is the limit, you know where to limit yourself.
Saya sendiri, Taiko dan kawan2 lain dengar jugak lagu2 puja syaitan yang ganas2 macam Black Metal Grind Core dan sebagainya tapi tak pulak jadi atheist atau masuk Kristian. Masih lagi orang Islam yang sejati.
Daripada bercerita hal2 yang serious yang kita pun tak tahu ke mana hala tuju, baik kita cerita pasal blue atau taik.
Taklah takut jadi Syirik. Hehehe.. :p
Kebaikan - Dakwah secara tak langsung bahawa Allah yang maha Benar dan Satu adalah Allahu Ahad Wallah Hussamad.
Dalam hal2 sebegini, yang penting adalah hati kita. Di manakah letaknya Iman kita.
Sbg seorang Islam, yang penting adalah Aqidah kita. Kita asyik sibuk dengan amalan Fiqh sdgkan Aqidah kita tak berapa kuat lagi. Masih terdengar orang2 yang bersolat tunggang tunggik tapi masih lagi percaya benda karut marut yang bidaah dan mensyirikkan seperti berjumpa bomoh, menyantau orang dan sebagainya.
Ramai juga yang kuat solat tapi tak bisa menahan Ammarah. Ramai juga yang suka bersedekah tapi suka menjaja cerita sedekahnya.
Saya pernah terdengar seorang Imam yang marahkan anaknya sebab dah kawin lebih sepuluh tahun tapi masih belum dapat anak. Katanya, 'Buat anak pun tak reti', sedangkan rezeki adalah di tangan Allah.
Dalam hal ini, kita harus bertawakkal kerana hanya Allahu Ahad yang Maha Mengetahui. Kenapa kita harus risau sekiranya perkataan Allah digunakan dalan terjemahan Bible sedangkan reference kita adalah al-Quran, yang juga Imam kita. Kenapa nak takut sedangkan Imam kita bukan Bible.
Kita yang seharusnya memperkuatkan Aqidah kita. Dengan didikan yang cukup, rasanya kita tak perlu takut dengan apa pun hatta kalau orang nak bunuh kita kerana beriman dengan Allah pun kita tak perlu takut selagi kita berpegang kepada beriman kepada Allah.
Alhamdulillah, sekarang ni rasanya ramai lagi yang masih kuat Imannya walaupun luarannya nampak macam orang yang mulutnya jahat. Sebagai contoh seorang kawan di kantor yang suka mengutuk orang tapi bila bercakap tentang anak, rezeki dan pangkat, beliau selalu berkata alhamdulillah atau pun masih belum ada rezeki walaupun kerjanya mengutuk orang tak sudah (you know what I mean)
Sepertimana yang kita katakan tadi, you know your limit even though sky is the limit, you know where to limit yourself.
Saya sendiri, Taiko dan kawan2 lain dengar jugak lagu2 puja syaitan yang ganas2 macam Black Metal Grind Core dan sebagainya tapi tak pulak jadi atheist atau masuk Kristian. Masih lagi orang Islam yang sejati.
Daripada bercerita hal2 yang serious yang kita pun tak tahu ke mana hala tuju, baik kita cerita pasal blue atau taik.
Taklah takut jadi Syirik. Hehehe.. :p
Tuesday, November 17, 2009
A bowl of Quaker Oat a day campaign
I'm the one who is campaigning to all of you.
Because... I do think that it changes myself a lot.
I still remember when I was a kid, my Mom used to fed me with Quaker Oat every single day, every morning. No wonder I keep myself thin & slim all the way to my secondary school time.
I was no longer fed on Quaker Oat since my Secondary school days and since then my tummy started to grow, even though I was heavily active in sports and all sorts of activities.
Then my Tummy comes out from it's hiding place as I was no longer in sports.
Starting last week, I took at least a bowl of Quaker Oat a day. It costs me a foul-smelling poops every time I did it.
One good thing is, it takes with it all the foul-spoiling substance from your stomach.
2nd thing is, it felt like my stomach is empty but I don't feel like eating that much.
I'm slightly overweight at 78 kg right now so I intended to reach the 70 starting point this coming new year.
Then I would start to push it lower to maybe 65 or 62. Just like the old days.
Hehe.. :)
Because... I do think that it changes myself a lot.
I still remember when I was a kid, my Mom used to fed me with Quaker Oat every single day, every morning. No wonder I keep myself thin & slim all the way to my secondary school time.
I was no longer fed on Quaker Oat since my Secondary school days and since then my tummy started to grow, even though I was heavily active in sports and all sorts of activities.
Then my Tummy comes out from it's hiding place as I was no longer in sports.
Starting last week, I took at least a bowl of Quaker Oat a day. It costs me a foul-smelling poops every time I did it.
One good thing is, it takes with it all the foul-spoiling substance from your stomach.
2nd thing is, it felt like my stomach is empty but I don't feel like eating that much.
I'm slightly overweight at 78 kg right now so I intended to reach the 70 starting point this coming new year.
Then I would start to push it lower to maybe 65 or 62. Just like the old days.
Hehe.. :)
Labels: personal experience
Sunday, November 15, 2009
Good response time from TNB
I'm proposing a big applause to TNB.. Shabbaas shabbaaaaas!!!
Friday afternoon, 6PM, my wife reported that suddenly the electricity power was shutdown and as I reach home at 7, I called the TNB emergency line, 15454 and informed them about the problem.
The TNB guys started to be seen at the TNB power distribution station at around 10PM and found out that one of the cable was burnt out and needed to be replaced.
The electricity was restored at 11.00 PM and I went out to get something to byte and as I reached home at 11:50, the electricity went out again and I informed 15454 again.
Not so long after that, the TNB guys were seen at around 12.30 and started to work. I slept at 12.30 and woke up at 5AM as the electricity was restored.
During the daytime, I saw they put a big generator as a temporary power supply while they were fixing the problem. Then at 12 something, I've got an SMS asking to rate for their service.
Finally they fixed the power distribution station with no more disruption.
Kudos to TNB for their commitment and fast response. SALUTE!
Friday afternoon, 6PM, my wife reported that suddenly the electricity power was shutdown and as I reach home at 7, I called the TNB emergency line, 15454 and informed them about the problem.
The TNB guys started to be seen at the TNB power distribution station at around 10PM and found out that one of the cable was burnt out and needed to be replaced.
The electricity was restored at 11.00 PM and I went out to get something to byte and as I reached home at 11:50, the electricity went out again and I informed 15454 again.
Not so long after that, the TNB guys were seen at around 12.30 and started to work. I slept at 12.30 and woke up at 5AM as the electricity was restored.
During the daytime, I saw they put a big generator as a temporary power supply while they were fixing the problem. Then at 12 something, I've got an SMS asking to rate for their service.
Finally they fixed the power distribution station with no more disruption.
Kudos to TNB for their commitment and fast response. SALUTE!
Labels: local issues
Thursday, October 22, 2009
Aussie firms deterred by Malaysia’s slow internet speed
Read this.
This is humiliating. No?
My brother in Russia paid not even quarter of our RM88 for his 8MB/s broadband Internet connection at home.
My sister paid only 5 pounds for a phone line, cable TV and a 10MB/s broadband Internet connection.
We? Are we okay? No?
We pay RM88 for a stupid 1 MB/s (they claimed so) Internet connection line, of which I rarely be able to download at the speed of 50 kbps even!
And look at what Rais Yatim answered here.
As for now, even the 1MBps broadband is really slow, what is the purpose of intending to add the number of broadband users? Is he stupid or what?
Rais Yatim can only do cultures. Dances. Singing but Technology? No?
WTH is going to be with Malaysia. How can I write if every single day of my life is filled with anger and dissatisfactory?
This is humiliating. No?
My brother in Russia paid not even quarter of our RM88 for his 8MB/s broadband Internet connection at home.
My sister paid only 5 pounds for a phone line, cable TV and a 10MB/s broadband Internet connection.
We? Are we okay? No?
We pay RM88 for a stupid 1 MB/s (they claimed so) Internet connection line, of which I rarely be able to download at the speed of 50 kbps even!
And look at what Rais Yatim answered here.
As for now, even the 1MBps broadband is really slow, what is the purpose of intending to add the number of broadband users? Is he stupid or what?
Rais Yatim can only do cultures. Dances. Singing but Technology? No?
WTH is going to be with Malaysia. How can I write if every single day of my life is filled with anger and dissatisfactory?
Labels: rants
Tuesday, October 13, 2009
Itu ini begitu begini
Subhanallah. Allah itu maha penyayang tapi dia juga maha adil.
Isu-isu yang berlaku di sana sini telah banyak mewujudkan buah fikir yang bermacam-macam di benak saya. Kelibat-kelibat yang menunjukkan keruntuhan institusi dan perpaduan nusantara dan sejagat sudah begitu jelas dan tidak bisa disembunyikan lagi.
Bermula dari kisah Manohara, Noordin Mat Top, Isu Tarian Pendet dan sebagainya telah mencetus bibit kebencian yang disemai secara membuta-tuli oleh pihak Media Indonesia yang sememangnya memperjuangkan Kedemokrasian Media tanpa kawalan dan hala tuju.
Adalah sesuatu yang mengelirukan lagi membingungkan, apakah tujuan Media Indonesia ini berbuat sedemikian rupa? Sejenak beromong kosong dengan Pak Lius, seorang WNI yang bekerja di DHL APIS di Cyberjaya, Malaysia, perbuatan memalukan itu terdorong oleh kerakusan dan ketamakan Media Indonesia yang perlu bersaing bagi mendapatkan 'pasaran' bagi beritanya sehinggakan, wallahualam, sanggup membayar rakyat-rakyat yang sangat membutuhkan wang bagi menimbulkan huru-hara demi mencapai matlamat, iaitu membolehkan Berita yang hendak dipasarkan sampai ke telinga pendengar yang mahukan berita-berita sensasi sebegini.
Quote, ini bukanlah kenyataan saya sendiri tetapi kenyataan oleh Pak Lius sendiri. Beliau juga bersedih setiap kali beliau pulang ke kampung halamannya di Sulawesi, tipis telinganya mendengar rata-rata yang mencemuh dan menjuih bibir apabila Malaysia disebut.
Wujudnya golongan konfrontasi and ekstremis seperti adalah sesuatu yang menggusarkan disebabkan kemampuan mereka untuk berbuat apa sahaja demi mencapat matlamat yang diidamkan.
Apakah salah Malaysia sebagai sebuah negara? Apakah banyak sangat kesalahan rakyat Malaysia sehingga perlu Malaysia diperangi, dicemuh dan dihina sedemikian rupa? Adakah Malaysia menyerang negara lain, seperti mana Rusia menyerang Chechnya atau US menyerang Iraq? Kenapa US atau Rusia tidak diperangai sebegitu rupa di dalam Media2 di Indonesia?
Walhal, rakyat Indonesia banyak menimbulkan permasalahan di Malaysia. Waktu saya baru sahaja berpindah ke Seri Kembangan, jiran saya diikat dan dirompak oleh orang Indonesia. Banyak lagi hal2 jenayah yang dilakukan oleh orang2 Indonesia tapi kami tidak pernah bertempik atau berteriak mahu menyerang Indonesia, kerana kami masih waras dengan aqal yang dianugerahi Allah SWT, kami bisa memerah keringat dan otak sendiri untuk menyelesaikan permasalahan ini tanpa perlu mengungkap rasa benci atau marah kami, sebabnya, kami sedar, dengan aqal yang Allah berikan ini, dengan sewarasnya kami bisa berfikir bahawa bukan semua orang Indonesia itu jahat!
Dipendekkan cerita, setelah puas memomoki rakyat Indonesia dengan hasutan dan fitnah supaya membenci Malaysia, dengan tidak semena-mena tuhan menurunkan bencana!
DANG!
Padang ditimpa bencana gempa bumi berskala Richter 7.3. Berturutan lagi gempanya.
Ingatlah wahai saudara-saudara seIslamku sekalian. Sesungguhnya Allah membenci orang-orang yang memutuskan persaudaraan sesama Umatnya seperti ayat ini.
وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعاً وَلاَ تَفَرَّقُواْ وَاذْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاء فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَاناً وَكُنتُمْ عَلَىَ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
And hold fast , all of you together , to the cable of Allah , and do not separate . And remember Allah ' s favor unto you : how ye were enemies and He made friendship between your hearts so that ye became as brothers by His grace ; and ( how ) ye were upon the brink of an abyss of fire , and He did save you from it . Thus Allah maketh clear His revelations unto you , that haply ye may be guided ,
Yang bermaksud (lebih kurang),
Dan berpegang teguhlah kepada tali Allah dan janganlah kamu berpecah belah. Dan ingatlah akan perintah Allah terhadapmu, bagaimana musuh2 kamu bisa menjadi sahabat melalui hatimu, dan menjadi saudaramua berkat rahmat Allah, dan apabila kamu sudah hampir terjerumus ke dalam azab api neraka, Allah yang akan menyelamatkan kamu. Sesungguhnya Allah telah menunjukkan kekuasaanya dengan nikmatnya semoga kamu mendapat hidayah dan petunjuknya.
Dari ayat tersebut, maka jelaslah Allah benci akan perbuatan membenci sesama Islam. Akan tetapi, kenapakah Allah sangat cepat menunjukkan kekuasaanya di bumi Indonesia berbanding mana-mana tempat di dunia ini, walhal Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang?
Jawapan itu hanya Allah sahaja yang tahu. Kita sebagai umat Islam harus memperkukuhkan lagi keimanan semoga Allah akan mencurahkan rahmatnya yang tidak berbelah bahagi kepada kita.
Ingatlah Aceh juga ditimpa bencana kerana sesuatu. Ingatlah wahai saudara-saudaraku.
Wallahualam.
Isu-isu yang berlaku di sana sini telah banyak mewujudkan buah fikir yang bermacam-macam di benak saya. Kelibat-kelibat yang menunjukkan keruntuhan institusi dan perpaduan nusantara dan sejagat sudah begitu jelas dan tidak bisa disembunyikan lagi.
Bermula dari kisah Manohara, Noordin Mat Top, Isu Tarian Pendet dan sebagainya telah mencetus bibit kebencian yang disemai secara membuta-tuli oleh pihak Media Indonesia yang sememangnya memperjuangkan Kedemokrasian Media tanpa kawalan dan hala tuju.
Adalah sesuatu yang mengelirukan lagi membingungkan, apakah tujuan Media Indonesia ini berbuat sedemikian rupa? Sejenak beromong kosong dengan Pak Lius, seorang WNI yang bekerja di DHL APIS di Cyberjaya, Malaysia, perbuatan memalukan itu terdorong oleh kerakusan dan ketamakan Media Indonesia yang perlu bersaing bagi mendapatkan 'pasaran' bagi beritanya sehinggakan, wallahualam, sanggup membayar rakyat-rakyat yang sangat membutuhkan wang bagi menimbulkan huru-hara demi mencapai matlamat, iaitu membolehkan Berita yang hendak dipasarkan sampai ke telinga pendengar yang mahukan berita-berita sensasi sebegini.
Quote, ini bukanlah kenyataan saya sendiri tetapi kenyataan oleh Pak Lius sendiri. Beliau juga bersedih setiap kali beliau pulang ke kampung halamannya di Sulawesi, tipis telinganya mendengar rata-rata yang mencemuh dan menjuih bibir apabila Malaysia disebut.
Wujudnya golongan konfrontasi and ekstremis seperti adalah sesuatu yang menggusarkan disebabkan kemampuan mereka untuk berbuat apa sahaja demi mencapat matlamat yang diidamkan.
Apakah salah Malaysia sebagai sebuah negara? Apakah banyak sangat kesalahan rakyat Malaysia sehingga perlu Malaysia diperangi, dicemuh dan dihina sedemikian rupa? Adakah Malaysia menyerang negara lain, seperti mana Rusia menyerang Chechnya atau US menyerang Iraq? Kenapa US atau Rusia tidak diperangai sebegitu rupa di dalam Media2 di Indonesia?
Walhal, rakyat Indonesia banyak menimbulkan permasalahan di Malaysia. Waktu saya baru sahaja berpindah ke Seri Kembangan, jiran saya diikat dan dirompak oleh orang Indonesia. Banyak lagi hal2 jenayah yang dilakukan oleh orang2 Indonesia tapi kami tidak pernah bertempik atau berteriak mahu menyerang Indonesia, kerana kami masih waras dengan aqal yang dianugerahi Allah SWT, kami bisa memerah keringat dan otak sendiri untuk menyelesaikan permasalahan ini tanpa perlu mengungkap rasa benci atau marah kami, sebabnya, kami sedar, dengan aqal yang Allah berikan ini, dengan sewarasnya kami bisa berfikir bahawa bukan semua orang Indonesia itu jahat!
Dipendekkan cerita, setelah puas memomoki rakyat Indonesia dengan hasutan dan fitnah supaya membenci Malaysia, dengan tidak semena-mena tuhan menurunkan bencana!
DANG!
Padang ditimpa bencana gempa bumi berskala Richter 7.3. Berturutan lagi gempanya.
Ingatlah wahai saudara-saudara seIslamku sekalian. Sesungguhnya Allah membenci orang-orang yang memutuskan persaudaraan sesama Umatnya seperti ayat ini.
وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعاً وَلاَ تَفَرَّقُواْ وَاذْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاء فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَاناً وَكُنتُمْ عَلَىَ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
And hold fast , all of you together , to the cable of Allah , and do not separate . And remember Allah ' s favor unto you : how ye were enemies and He made friendship between your hearts so that ye became as brothers by His grace ; and ( how ) ye were upon the brink of an abyss of fire , and He did save you from it . Thus Allah maketh clear His revelations unto you , that haply ye may be guided ,
Yang bermaksud (lebih kurang),
Dan berpegang teguhlah kepada tali Allah dan janganlah kamu berpecah belah. Dan ingatlah akan perintah Allah terhadapmu, bagaimana musuh2 kamu bisa menjadi sahabat melalui hatimu, dan menjadi saudaramua berkat rahmat Allah, dan apabila kamu sudah hampir terjerumus ke dalam azab api neraka, Allah yang akan menyelamatkan kamu. Sesungguhnya Allah telah menunjukkan kekuasaanya dengan nikmatnya semoga kamu mendapat hidayah dan petunjuknya.
Dari ayat tersebut, maka jelaslah Allah benci akan perbuatan membenci sesama Islam. Akan tetapi, kenapakah Allah sangat cepat menunjukkan kekuasaanya di bumi Indonesia berbanding mana-mana tempat di dunia ini, walhal Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang?
Jawapan itu hanya Allah sahaja yang tahu. Kita sebagai umat Islam harus memperkukuhkan lagi keimanan semoga Allah akan mencurahkan rahmatnya yang tidak berbelah bahagi kepada kita.
Ingatlah Aceh juga ditimpa bencana kerana sesuatu. Ingatlah wahai saudara-saudaraku.
Wallahualam.
Labels: Multilanguage, Personal
Thursday, September 17, 2009
Selamat Hari Raya
Drive carefully, no need to rush and tolerate other stupid drivers. They are innocently stupid so you've gotta bear with it. It's not your fault that their mother give birth to them so relax lah! Careful with the fireworks/firecrackers (play at your own risk). If you think your neighbour's firecracker is more expensive than yours, then you can order more firecrackers from Taiko. I believe he has tonnes of mercun under his apartment dumping center. The best thing is if you can fire back at them. Please be aware do not fire the grandmother or grandfather. I don't think you can bear the view of naked old people while their clothes on fire. Think before you eat. It's a month effort of reducing food. Why waste it by overweighting yourself after ramadhan by eating that much? But if your craving is uncontrollable, make sure eat something that your tummy cannot take. Despite of pooping is good to balance it out, consider it as an exercise. Make sure you poop more than 10 times a day, and while pooping, try to stand and duck down repeatedly to move your poops through your rectum easier. Try it. You won't regret it. To Farok, see you in 3 months. Happy training in Rotterdam, Netherland. Do not forget to bring me pics of not you but the girls you saw over there hahahahah! (Jgn cakap ko x pergi tengok plak.. relaxlah bulan puasa dah habis ma.. !) To everyone else, Selamat Hari Raya, Maaf Zahir & Batin. I'll be celebrating in my beloved wife's place in Indonesia. I'm not sure whether i'll be able to see lemang like here. Next year! See you after Raya. Tell me your experience of driving, playing with fire crackers and pooping, okay?
Labels: Personal
Wednesday, September 09, 2009
1 Malaysia
Friday, August 21, 2009
HOW SMART IS YOUR RIGHT FOOT ?
You have to try this please, it takes 2 seconds. I could not believe this!
This will confuse your mind and you will keep you trying over and over again to see if you can outsmart your foot, but you can't. It is pre-programmed in your brain!
1. While sitting in front of your computer, lift your right foot off the floor and make clockwise circles.
2. Now, while doing this, draw the number '6' in the air with your right hand. Your foot will change direction.
I told you so! And there's nothing you can do about it
HAHAHAHAHA!
This will confuse your mind and you will keep you trying over and over again to see if you can outsmart your foot, but you can't. It is pre-programmed in your brain!
1. While sitting in front of your computer, lift your right foot off the floor and make clockwise circles.
2. Now, while doing this, draw the number '6' in the air with your right hand. Your foot will change direction.
I told you so! And there's nothing you can do about it
HAHAHAHAHA!
Labels: lawak babi
Thursday, June 18, 2009

